Berbagai Macam Pendekatan dalam Pembelajaran Matematika Berdasarkan Proses Matematisasi

Empat Sifat Pendekatan dalam Pembelajaran Matematika

Ada empat macam pendekatan pembelajaran matematika berdasarkan proses matematisasi. Sebelum membahas keempat sifat pembelajaran tersebut, maka perlu diketahui terlebih dahulu komponen-komponen matematisasi. Menurut Freudenthal, matematisasi adalah adalah proses kunci dalam pendidikan matematika. Pertama, matematika tidak hanya aktivitas pada seorang matematikawan, ia juga dapat membiasakan siswa dengan pendekatan matematika dalam aturan sehari-hari. Kedua, matematisasi menghubungkan ide penemuan kembali, suatu proses dimana siswa memformalkan pemahaman informal dan intuisi mereka. Proses penemuan kembali melibatkan dua aspek yakni matematisasi horizontal dan matematisasi vertikal. Matematisasi horizontal matematisasi horisontal menyangkut proses transformasi masalah nyata/ sehari-hari ke dalam bentuk simbol. Sedangkan matematisasi vertikal merupakan proses yang terjadi dalam lingkup simbol matematika itu sendiri. Contoh matematisasi horizontal adalah pengidentifikasian, perumusan dan pemvisualisasian masalah dengan cara-cara yang berbeda oleh siswa. Sedangkan contoh matematisasi vertikal adalah presentasi hubungan-hubungan dalam rumus, menghaluskan dan menyesuaikan model matematika, penggunaan model-model yang berbeda, perumusan model matematika dan penggeneralisasian.

Berkenaan pada hal-hal di atas, De Lange (1978 : 01) mengidentifikasi beberapa pendekatan pembelajaran dilihat dari proses matematisasi yang disajikan dalam tabel berikut:

Pendekatan Horizontal Vertikal
Mekanistik
Empiristik +
Strukturalistik +
Realistik + +

#Tabel  1. Matematisasi horizontal dan vertikal pada pendekatan pembelajaran matematika#

a. Pendekatan Mekanistik

Terlihat pada tabel 1 bahwa pembelajaran mekanistik tidak mempunyai proses horizontal maupun vertikal. Dalam pembelajaran tipe ini, bagian permulaan pada pembelajaran dimulai langsung ditingkat formal yakni simbol-simbol yang tidak bermakna. Bahan yang diajarkan hanya bersifat aturan-aturan dan rumus belaka.

b. Pendekatan Strukturalistik

Pendekatan strukturalistik, sebagaimana terlihat di tabel 1, terlihat adanya matematisasi vertikal. Pembelajarannya juga bermula pada tingkat formal, namun berbeda dengan pembelajaran mekanistik, pendekatan ini menggunakan pengkongkretan berbagai operasi dan struktur dalam matematika untuk merepresentasikan sistem subjek secara kongkret dan jelas. Namun, pendekatan ini kurang dalam hal penggunaan aplikasi sehari-hari dalam kaitannya dengan matematika.

c. Pendekatan Empiristik

Dalam pendekatan empiristik, pembelajaran dimulai dari tingkat informal yakni dalam hal mental aritmetika. Namun, pembelajaran tidak berlanjut pada tingkat yang lebih formal.

d. Pendekatan Realistik

Pendekatan ini merupakan pendekatan yang memuat dua macam matematisasi. Di mana, pembelajaran berawal dari tahap informal, yang kemudian siswa diajak untuk melakukan matematisasi pada dunia nyata yang direpresentasikan ke dalam dunia simbol. Setelah itu, siswa dapat melakukan matematisasi vertikal, yakni proses menggunakan model-model guna mencapai kesimpulan yang lebih umum. Pendekatan ini mulai digunakan dalam pembelajaran di sekolah-sekolah di Indonesia yang diwujudkan dalam suatu pendekatan yakni Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) yang disadur dari Realistic Mathematics Education (RME)

About p4mriunmmakassar

It is the one of institution of educational employee and educator in Makassar (formally named Ujungpandang). Now it has run Indonesia mathematics realistic education in South Sulawesi.

Posted on September 28, 2010, in Artikel RME. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: